Japan Trip: Review Makanan Halal di Tokyo

Aku pernah baca di blog seseorang, I’ll put the link down if I could remember who it is, yang menyebutkan tingkatan kehalalan seseorang. (1) Orang yang nggak apa-apa makan di resto yang menyajikan pork, toh dia akan pesan menu yang selain pork, (2) Orang yang nggak mau makan di resto yang ada porknya, harus makanan selain pork tapi nggak ada label halalnya pun nggak masalah, (3) Orang yang harus makan di resto yang ada label halalnya, nggak bisa tuh jajan street food yang nggak jelas ingredientsnya. Nah, kalau kamu termasuk orang yang digolongan mana?

To me, it could be hard to decide where to eat when traveling abroad, especially in a country where Muslims or Muslim tourists are rare. Because the thing is not only about whether it is pork or not, but also about how they slaughtered the animals and what kind of additional ingredients they use. Kalau aku sendiri akhirnya sekarang berusaha untuk ada di kategori ke-2. Minimal banget nggak ada pork di menu yang disajikan, jadi makannya juga lebih tenang, karena segala peralatan makan lebih aman karena nggak takut tercampur dengan peralatan makan untuk menu pork. Walaupun, again, aku paham banget, perkara halal itu bukan cuma daging yang disajikan, tapi ya mulai dari pemotongan hewannya dan pemakaian bahan lain seperti minyak dan bumbu, juga merupakan hal-hal yang harus dipikirkan. It’s really up to you according to your belief and convenience, on which category you want to fall on. But anyway, I will not judge any preference because who am I to judge other people ;)

As I mentioned before in the previous post, it is considered as easy to find halal food in Japan. Do you want to know the reason why? Bisa dilihat penjelasannya dipostingan aku yang ini yaa, sekaligus di sana aku juga menjelaskan bagaimana cara menemukan si makanan halal.

Dipostingan kali ini aku mau kasih review makanan-makanan yang aku cobain selama trip di Tokyo. Other cities, Kyoto and Osaka, will come in another posts. So, stay tuned, buat kamu yang mungkin butuh info ini untuk persiapan liburan di Jepang :)

Menya Honolu Ebisu

Category: Halal Certified

Prayer Room: Yes

Kedai ramen halal ini cukup terkenal di Tokyo, terutama di kalangan wisatawan Muslim. Letaknya bukan di jalanan yang ramai, jadi memang mungkin akan agak bingung waktu pertama kali coba cari tempat makan ini.

DSCF0461

DSCF0440

DSCF0441

DSCF0443

Seperti tempat makan di Jepang pada umumnya, restoran ini pun ukurannya nggak besar. Tapi ada dua lantai, jadi kalau di bar seating nya penuh, kita bisa makan di lantai atas. Sama juga kayak tempat makan lainnya, di sini kita pesan makanan dan minumannya pakai sebuah mesin. Dimana kita bisa pilih menu yang kita mau dan masukkan uang ke mesin sesuai harga yang tertera, setelah itu akan keluar kupon yang harus kita kasih ke staf restoran.

DSCF0448

DSCF0449

I don’t know about you, but me, I can’t differentiate which ramen is good, unless it tastes really bad haha. Kalau di Jakarta, ada temen yang tim Hakata Ikkousha dan tim Ikkudo. Nah, jujur aku nggak bisa ngebedain mana yang lebih enak di antara dua ramen itu, karena menurut aku dua-duanya enak haha. Ramen di Honolu ini termasuk enak! Kekentalan kuah dan tekstur mienya cocok buat aku.

DSCF0457

DSCF0455

DSCF0454

Oiya, selain wisatawan Muslim, aku juga liat ada beberapa orang Jepang yang datang ke resto ini. Kalau orang lokal aja suka makan di sini, berarti beneran enak kan ramennya. Ya nggak? :)

Sekai Cafe

Category: Halal Certified

Prayer Room: Yes

Kalau yang ini bentuknya lebih kayak coffee shop masa kini yang minimalis. Menu makanan yang mereka tawarkan nggak banyak, hanya ada 5 menu main meal. Mereka stated kalau bahan-bahan yang mereka pakai adalah bahan organik dan mereka menyediakan makanan vegetarian juga makanan halal.

DSCF5091

DSCF5093

Oiya, tipe main meal mereka itu bukan makanan berat yang akan bikin kenyang lama yah. Porsinya standard banget, malah bisa dibilang lebih kecil dibandingkan dengan restoran Jepang pada umumnya. Tapi yang bikin seneng itu, platingnya mereka cantik sekali. Untuk rasa makanannya sendiri menurut aku enak. Tipe makanan enak karena memang bumbu-bumbu alami yang dipakai ya, bukan karena perasa buatan. Jadi rasa enaknya mellow gituu, nggak medok, if that makes sense haha.

DSCF5096

DSCF5097

DSCF5098

DSCF5107

DSCF5116

Kafe ini letaknya cukup dekat sama Sensijo Temple. So, if you happen to visit that temple, you can have a nice lunch in this cafe :)

Cocoichibanya

Category: Halal Certified

Prayer Room: No

Kalau kalian ngeh, restoran ini sebetulnya ada juga di Grand Indonesia dan di Gandaria City. Tapi Adik aku kekeuh minta makan di sini pas di Tokyo, karena bisa jadi rasanya beda katanya. Baik.

Jadi Cocoichi ini ada beberapa cabang dan ada dua warna logo restoran. Logo yang berwarna kuning itu restoran yang umum dan yang logonya berwarna hijau itu halal-certified. Cocoichi yang ada sudah bersertifikat halal ini ada di dua lokasi, yaitu Akihabara dan Shinjuku Kabuki-cho. Kebetulan kemarin kita datangnya ke cabang yang di Akihabara.

DSCF5503

Again, seperti restoran lainnya, restoran ini tuh lumayan kecil ukurannya kalau dibandingkan dengan ukuran restoran di Jakarta. Jadi pas mau makan, jarang sekali bisa langsung dapat tempat. Nah, pas mau makan di sini, seperti biasa kita harus antri dulu dong. Tau antrinya berapa lama? 1,5 jam saja :’) Jadi ternyata di dalam itu kapasitas tempat duduknya hanya untuk 10 orang dan kokinya hanya ada 2 orang. Kebayangkan riweuhnya kayak apa. Aku pun heran kenapa kita bisa bertahan buat antri demi curry rice yang sebenernya sudah pernah aku cobain di Jakarta wk.

DSCF5494

DSCF5501

DSCF5497

Kalau aku bandingkan sama cabang yang di Gandaria City, Cocoichi di Tokyo ini menu makanannya jauh lebih sedikit. Mungkin untuk menghindari keribetan waktu masak juga kali ya. Kalau semakin banyak pilihan menu kan berarti semakin banyak stok bahan yang harus disiapkan, berarti semakin sempit juga dapurnya. Overall, untuk rasa dan porsinya menurut aku sama aja kayak yang di Jakarta. Cuma di sini kita bisa belajar untuk lebih bersabar (wise mode: on) hahah! Tapi emang enak yaa curry nya. Jadi kalau kebetulan lagi nggak heboh antriannya, boleh banget loh dicobain :)

Kebab Ye Shinjuku

Category: Self Certified (owner is Muslim)

Prayer Room: No

Ini makanan pertama yang kita beli pas sampai di Jepang. Awalnya cuma mau jajan di Family Mart atau 7-Eleven aja, tapi karena letaknya lumayan dekat sama airbnb yang kita sewa akhirnya kita mampir beli kebab sekalian.

DSCF9914

Letaknya di gang yang banyak kedai makanannya. Tapi kayaknya sih kedai makanan yang halal di area itu, cuma kebab ini aja. Kita bisa makan ditempat atau ditake away. Kalau ditake away, pesannya lewat jendela dan ownernya yang merupakan orang Turki akan menyapa kamu. Menu makanannya nggak begitu banyak sebetulnya. Tapi dari menu-menu yang pernah aku pesan, aku rekomendasi banget buat cobain adalah Adana Sis Kebab. Wah, kalau suka daging kambing yang masih ada wangi-wangi kambingnya, cocok banget sih sama menu ini! :D

Deniz 

Category: Self Certified (owner is Muslim)

Prayer Room: Not sure, didn’t ask

Kalau yang ini, selain jualan kebab Turki, mereka ada restorannya juga dan tempat duduknya lumayan banyak sampai ke lantai-lantai atasnya.

P_20190328_142407

Sebenernya makan di sini itu nggak direncanakan. Karena kebetulan aja kita habis dari Fujifilm Square di daerah Akasaka, udah laper berat, jadilah cari makanan yang ada di daerah itu.

P_20190328_140230

P_20190328_140216

Lagi-lagi bakal aku ingetin, kalau porsi di sini emang lumayan besar yaa. Jadi mungkin, instead of pesen satu orang satu menu, bisa pesen sharing dulu dan dilihat satu porsinya sebanyak apa. Kalau kurang, baru pesan menu lainnya. Btw, di sini kita dikasih appetizer kayak semacam sup krim gitu. Entah terbuatnya dari apa, tapi ENAK! hihi.

Gyukatsu Motomura

Category: Pork-free & No Halal Certificate

Prayer Room: No

Akhirnya kesini gara-gara sering banget ngeliat Kenny @kartupos makan di sini setiap lagi di Tokyo. The power of social media yaa!

P_20190327_210104

Cuma memang menu utamanya adalah gyukatsu, atau daging sapi yang dibalur bread crumbs dan kayaknya sih kalau di sini dagingnya sudah sempat digoreng sebentar banget, jadi bagian dalamnya masih cukup rare. Disajikannya barengan sama Barley Rice which is super gewdd! Jadi nasi putih Jepang aja tuh udah enak ya, ini nasinya dicampur sama barley (bebijian, Google it if you have no idea how it looks like) DUH ENAK! Selain itu ada salad dan supnya juga. Yang bikin beda adalah, dagingnya itu belum 100% matang. Jadi harus kita masak sendiri sesuai selera kita, pakai pemanggang batu yang di bawahnya ada lilinnya gitu.

P_20190327_202932

P_20190327_204510_1

Oiya, di Jepang itu kebanyakan makanannya bisa pilih size, mau regular atau large. Nah, kalau kalian porsi makannya standard orang Indonesia, mendingan ambil yang relular ajaa.

Redrock

Category: Pork-free & No Halal Certificate

Prayer Room: No

This one too! Aku kesini karena ngeliat, again, Kenny @kartupos dan seorang teman aku yang recently pergi ke Jepang juga.

Jadi Redrock ini ada dibeberapa kota dan di Tokyo sendiri dia ada dua cabang, yaitu di Takadanobaba dan Harajuku. Nah, kemarin aku datang ke cabang yang di Takadanobaba. Sempet nunggu sebentar untuk dapat tempat duduk dan habis itu kita dapat tempat di bar-seating nya mereka.

DSCF4602

DSCF4608

DSCF4609

Menu andalannya mereka adalah sliced beef yang ditumpuk di atas nasi dan for the final touch, ada kuning telur mentah di atasnya. Oh dan dikasih drizzle of somekind of white sauce. How gorgeous is that! Oiya, kamu bisa request tingkat kematangan dagingnya. Karena kalau nggak minta, mereka akan kasihnya rare meat gituu. Dagingnya empuk parah sih dan karena tipis-tipis, jadi enak aja gitu bisa dicemilin hihi. Untuk bumbu dagingnya sendiri to be honest nggak terlalu berasa. Jadinya kemarin sempat minta tabasco biar ada rasanya sikit hehe. Kepikiran sih makanan ini akan jauh lebih enak kalau ditaburin bawang goreng sambal kering gitu, western food dengan kearifan lokal ya kan. YUMM!

DSCF4615

DSCF4623

DSCF4634

Walaupun postingannya dibuat lewat dari 2 bulan setelah trip dari Jepang, tapi pas nulis ini jujur masih kebayang banget pas dateng ke tempat makannya, liat dan ngerasain langsung makanannya hehehe.

Anyway, habis ini aku bakalan bahas makanan yang aku cobain pas di Kyoto. Tungguin postingannya yaa!

Selamat lanjalan! :)

Cheers,

Ovie

Advertisements

3 thoughts on “Japan Trip: Review Makanan Halal di Tokyo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s